Taruna SUPM Sosialisasi Pengolahan Limbah Plastik

oleh -1.131 views

PRINGSEWU (rakyatlampung.id) — Taruna Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) menggelar sosialisasi pengolahan limbah sampah plastik di aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIB Kota agung, Senin (28-10-2019).

Kegiatan dilaksanakan bersama anggota Kodim 0424 Tanggamus serta Destha (Dipa Semesta Teja Bumi) dari Tangerang.

Dalam sambutannya, Kalapas Kotaagung, Sohibur Rachman mengatakan, setiap hari kita selalu berhadapan dengan sampah. “Saat ini belum menemukan solusi, namun ketika berdiskusi dengan Dandim Pak Anang munculah ide yang bisa menghasilkan nilai ekonomi,” ujarnya.

Dia melanjutkan, melalui tim Destha yang didatangkan dari Tangerang untuk melakukan sosialisasi mengenai pengolahannya secara benar serta dapat menghasilkan. “Kita berharap lapas juga dapat memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pengelolaan sampah yang baik,” ujar Sohibur.

Sementara Dandim 0424/Tanggamus, Letkol Arh Anang Hasto Utomo menjelaskan Indonesia merupakan penyumbang sampah kedua terbanyak setelah China. Karena itu, kita harus mencari solusi terbaik dari apa yang menjadi kenyataan yaitu sampah sudah semakin menumpuk.

 

“Menggunakan alat penyulingan yang sederhana dan mampu menampung hingga puluhan kilogram sampah, namun dengan daya bahan bakar yang sama, pengolahan sampah ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dan nilai ekonomis serta menumbuhkan kesejahteraan bagi rakyat,” kata Anang.

Lanjutnya, hasil dari pengolahan sampah ini bisa menjadi bensin, solar dan bahan bakar padat dan apabila sedang tidak ada limbah plastik, alat ini dapat digunakan untuk penyulingan minyak Atsiri, karena kebutuhan pasar dunia masih belum terpenuhi.

Lebih lanjut, dengan adanya sosialisasi ini diharapkan Lapas Kotaagung mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar serta pelayanan yang baik, dengan praktik yang dilaksanakan bersama SUPM setempat diharapkan bisa menyerap ilmu yang didapat.

“Dapat kita simpulkan bahwa pemanfaatan limbah plastik menjadi bahan bakar alternatif dapat membantu masyarakat terutama para nelayan dan pengusaha industri kecil rumahan dalam meningkatkan ekonominya,” pungkasnya.