Taman Edukasi, Bukti Cinta Nanang Untuk Lamsel

oleh -33 views

Lampung Selatan–Sore itu, Sabtu, 03 April 2021cuaca di Kota Bandar sedikit mendung, rombongan redaksi Rakyat Lampung Group yang telah membuat janji bertemu Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Hi Nanang Hermanto bersiap menuju rumah dinas (rumdin) Bupati Lamsel di Kalianda.

Agar tiba tepat waktu, rombongan sengaja berjalan lebih awal dari waktu yang telah diagendakan.

Sekitar pukul 14:00 WIB, rombongan bertolak dari kantor di Way Halim. Karena kondisi lalu lintas yang tidak terlalu padat rombongan lebih memilih lewat jalan nasional Soekarno Hatta ketimbang memasuki jalan tol Itera Sukarame.

Satu jam berselang, rombongan tiba di rumdin Bupati Lamsel. Rombongan sempat dihentikan oleh anggota Sat Pol PP yang berjaga di pos pintu masuk rumdin.

Setelah melalui pemeriksaan, rombongan dipersilahkan masuk dan langsung diarahkan menuju Aula Sebuku menemui Nanang yang telah menunggu disana bersama beberapa orang Kepala OPD Lamsel.

Sapa ramah dilontarkan dari orang nomor satu di Lamsel itu kepada rombongan, “Silahkan, silahkan, gimana nih kabar teman-teman,” tanya Nanang menyambut kedatangan.

Obrolan diawali dengan perbincangan santai seputar kesibukan masing-masing hingga masalah politik terkini.

Nanang terlihat antusias bercerita tentang kondisi Kabupaten yang dipimpinya saat ini, berbagai program yang telah direalisasikan dan digagas dibeberkan Nanang secara gamblang kepada rombongan.

Ia berkisah, diawal-awal kepemimpinanya, Lamsel sedang dalam masa transisi, dimana saat menjabat PLT Bupati, Lamsel banyak mengalami gejolak, seperti tsunami birokrasi dengan tertangkapnya Bupati dan tsunami alam yakni terjadinya longsor akibat erupsi disekitar anak gunung krakatau yang mendatangkan tsunami dan memporak-porandakan wilayah pesisir kecamatan Kalianda dan Rajabasa, ditambah lagi pandemi covid-19.

“Jadi diawal saya menjabat PLT Bupati, PR saya ya untuk membenahinya,” urai Nanang.

Taman Edukasi

Sepanjang obrolan, ada hal menarik yang tak lepas dari pandangan. Yakni keberadaan Taman Edukasi yang tepat berada di belakang rumdin yang telah di pagar tembok keliling dalam satu kawasan rumdin.

Bagaimana tidak, semak belukar yang sebelumnya ada, di sulap menjadi perkebunan dan pertanian. Berbagai tanaman buah seperti, alpukat, semangka, durian, melon, mangga, sirsak, tanaman obat dan sayur mayur tampak subur menghijau, elok dipandang mata.

Hebatnya lagi, Taman Edukasi dibangun tanpa menggunakan sepeser pun dana APBD, Nanang mengungkapkan, semua direlisasikan secara mandiri, dengan memberdayakan SDM yang ada.

“Kita juga mengajak pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam pembangunanya,” ucap Nanang.

Nanang berujar, ratusan orang lalu lalang berkunjung setiap harinya sejak Taman Edukasi dibuka untuk umum secara gratis, “Tak hanya dari Lamsel, pengunjung juga berdatangan dari luar provinsi, dan kadang mereka minta untuk fhoto bersama, dan tetap saya layani. Namun tetap kita tekankan untuk mengikuti prokes,” tukasnya.

Berbagai sarana telah disiapkan bagi pengunjung seperti lorong cinta, taman bermain anak, kolam ikan, dan spot-spot yang instagramable sehingga menjadi tempat yang direkomendasikan bagi mereka yang ingin melihat-lihat pemandangan alam.

Taman Edukasi juga dijadikan tempat pembelajaran dan penelitian bagi para petani, pelajar, dan masyarakat umum untuk mengetahui budidaya perkebunan, agro, juga perikanan.

“Nah sengaja jalan setapak disana kita namakan Lorong Cinta, karena kita ingin membagi keindahan dengan warga Lamsel dengan penuh cinta,” sebutnya sambil menunjuk ke arah jalan yang dilingkari kawat membentuk lorong.(hel/ibr)