Lampung Barat Bangun Gedung Budaya Berkapasitas Seribu Orang

oleh -10.370 views

LAMPUNG BARAT (rakyatlampung.id) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) membangun Gedung Budaya berkapasitas hingga seribu orang di kompleks perkantoran Pemkab Lambar.

Pembangunan gedung yang direncanakan dua lantai, itu dilakukan secara bertahap. Perkiraan anggaran yang dibutuhkan, total mencapai Rp20 miliar.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menandai dimulainya pembangunan Gedung Budaya itu dengan melakukan pengecoran pondasi gedung, Rabu (16-10-2019).

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ansari, pada tahap awal, anggaran yang dialokasikan sekitar Rp6 miliar.

Dana itu untuk membangun struktur utama gedung yakni pondasi, kolom, dan balok. Selanjutnya, pembangunan dilaksanakan secara bertahap pada tahun anggaran berikutnya. 

Aspek teknis pembangunan gedung budaya telah diperhitungkan dengan baik. Misalnya, terkait dengan wilayah Lambar yang rawan gempa bumi, maka pondasi bangunan dibuat sedalam antara 10 sampai 20 meter.

“Gedung Budaya ini dibangun dua lantai. Lantai pertama terdapat aula dengan konsep multifungsi, bisa digunakan sebagai sarana olahraga atau kegiatan lainnya yang mempunyai daya tampung sekitar 600 orang. “Kalau memang lebih, bisa menampung sampai 1000 orang.”

Menurut Bupati Parosil, pembangunan gedung budaya ini bukan hanya milik orang Lampung, tapi milik masyarakat Lampung Barat. “Ke depan saya mempunyai mimpi adat istiadat yang ada di sini semuanya lestari,” katanya.

Budaya ini yang merekatkan kesatuan masyarakat Lambar yang beragam. Selain adat budaya Lampung, juga ada adat Batak, Jawa, Sunda, dan lainnya.

Tujuan pembangunan Gedung Budaya antara lain untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Lampung Barat. Mereka bisa menikmati kesenian daerah yang ada Lambar dan secara rutin tampial di gedung ini. 

“Para wisatawan dan penikmat seni budaya akan tertarik berkunjung ke Lambar untuk menyaksikan pertunjukkan di Gedung Budaya,” katanya.

Turut hadir juga pada kegiatan tersebut, para pejabat pemkab setempat, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perakilan dari empat kepaksian yang ada di Lampung Barat.(hmc)