Mengungsi ke Rumah Kontrakan, Tak Punya Uang Perbaiki Rumah

oleh -236 views
Kondisi Rumah Siptoni yang hancur tertimpa longsor, Hingga saat ini belum diperbaiki karena tidak memiliki biaya

BANDAR LAMPUNG–Belakangan ini, hujan dengan intensitas tinggi terjadi hampir merata di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung. Akibatnya, sebuah pondasi rumah yang berada di RT 09 LK 1, Kampung Margo Mulyo, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang longsor dan menimpa bangunan rumah yang tepat berada dibawahnya.

Letak geografis kampung Margo Mulyo sendiri merupakan kawasan perbukitan. Posisi rumah penduduk satu dengan lainya berdekatan tersusun bertingkat mengikuti kemiringan lereng bukit.

Santi Herawati, Ketua RT 09 menuturkan, longsor terjadi pada Minggu 27 Desember 2020 yang lalu, sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat itu, kata dia, hujan terus-menerus selama dua hari. Akibatnya, kontur tanah yang tak mampu menahan beratnya debit air mengakibatkan pondasi rumah milik Takrim longsor dan menimpa rumah milik Siptoni yang tepat berada dibawahnya.

“Sebelum longsor itu terjadi, warga sempat mendengar suara gemuruh. Awalnya dikira gempa, tapi setelah dicek ternyata longsor,” jelas Santi, Kamis (07/01).

Longsor yang terjadi itu, berada di areal perbukitan dan tidak jauh dari Stasiun Kereta Api Sukamenanti. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

“Namun saat kejadian, Siptoni sempat tertimpa runtuhan bangunan, dan lenganya terkilir,” tutur Santi.