Hasil Swab Rapid Antigen, Puluhan Prajurit Brigif 4 Marinir/BS Dinyatakan Non Reaktif

oleh -2 views

PESAWARAN–Hasil swab Rapid Antigeb yang dilakukan kepada sebanyak 64 prajurit Brigif 4 Marinir/BS di Pesawaran dinyatakan non reaktif COVID-19, Rabu (15/7/2020). Mereka sebelumnya termasuk orang tanpa gejala (OTG) yang dinyatakan positif COVID-19 dan sempat menjalani proses karantina.

Komandan Brigif 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Nawawi S.E., M.M menuturkan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk memutus penularan Covid-19 di lingkungan Brigif 4 Marinir/BS. Selain isolasi mandiri bagi Prajurit yang dinyatakan positif, penerapan protokol kesehatan pun dilakukan secara ketat dalam setiap kegiatan dan melaksanakan Swab terhadap prajurit.

Ia mengungkapkan, beberapa prajurit dinyatakan positif Covid-19 usai melaksanakan tugas pengamanan unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja, di Jakarta tanggal 15 sampai 21 Oktober 2020.

“Saat itu 600 personel ikut mengamankan, tanggal 22 Oktober 2020 seluruh prajurit Brigif 4 Marinir/BS kembali ke Lampung dengan menggunakan KRI Semarang 594 dan merapat di Dermaga Panjang. Setiba di Satuan masing-masing (Yonif 7 dan 9 Marinir) langsung dilaksanakan rapid test, dengan hasil dari 600 personel, terdapat 3 personel reaktif kemudian ditindaklanjuti dengan test Swab dan hasilnya positif Covid-19,,” bebernya.

Lebih jauh ia menyampaikan, pada akhir Oktober terdapat laporan beberapa personil bergejala seperti demam, ngilu dan sebagian prajurit merasakan hilang indra perasa.

“Selanjutnya kita tindak lanjuti dengan rapid test dan swab pada awal Nopember 2020 lewat koordinasi dengan Dinkes Pesawaran. Dari hasil rapid test ditindaklanjuti dengan test Swab/PCR pada tanggal 05 November 2020, hasilnya 52 personel positif Covid-19, sebagian besar Orang Tanpa Gejala (OTG). Lalu pada tanggal 10 November 2020 hasil Swab/PCR terdapat 12 personel positif Covid-19, sehingga total didapati sejumlah 64 pers yang dinyatakan positif Covid-19 dan dengan kondisi sebagian besar OTG,” ujar Nawawi mengurai.

“Personel yang dinyatakan positif Covid-19 langsung dilakukan isolasi mandiri yaitu makan tersendiri, apel tersendiri dan kegiatan tersendiri, dipisahkan dengan personil yang sehat. Meski demikian, kami terus memantau dan memastikan kondisi Prajurit dengan menerapkan 3T (Tracking, Tes dan Terapi)” timpalnya lagi.

Dikatakanya, saat ini kondisi dari 64 personil yang melaksanakan isolasi mandiri, per 18 November 2020 yang dinyatakan sudah dalam kondisi membaik, secara fisik sehat dan bugar tidak tampak seperti orang sakit dan tidak merasakan lagi demam, ngilu dan indra penciuman maupun perasa sudah mulai berfungsi kembali.

“Selama masa isolasi mereka diberi Vitamin tambahan berupa Vitamin C dan Vitamin imunitas/herbal dari Prof. Hadi Pranoto yang terbuat dari sari buah manggis dan sirsak,” tukasnya.

Nawawi mengaku, karena keterbatasan alat Swab PCR di Provinsi Lampung, pihaknya berkoordinasi Kepala Dinas Kesehatan Kormar, Kolonel Laut (K) Aryo Bintoro SP.U. untuk memastikan kondisi prajurit dengan dilakukan swab terhadap prajurit.

“Alhamdulillah, hari ini kami melakukan Swab Rapid Antigen Covid-19 terhadap prajurit positif beserta keluarganya yang berjumlah 148 personel dengan hasil semuanya dinyatakan Non Reaktif,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan, selain kepada prajurit dan keluarganya, herbal Covid-19 tersebut juga diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan secara gratis.(ibr/rls)

One thought on “Hasil Swab Rapid Antigen, Puluhan Prajurit Brigif 4 Marinir/BS Dinyatakan Non Reaktif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *