Hadapi Kerawanan Pemilu, Ini Strategi Bawaslu Kota Bandarlampung

258
0
BAGIKAN

BANDARLAMPUNG–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung menggelar rapat koordinasi (Rakor) bertajuk “Rapat Kerja Teknis Penanganan Pelanggaran Pilkada” dalam rangka pembekalan para Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) agar memahami teknis penanganan pelanggaran pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020. Bertempat di Grand Praba Hotel, Selasa-Rabu (4-5 Agustus 2020).

Rakor ini diikuti anggota Panwascam se-kota Bandarlampung dengan narasumber Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah, Komisioner KPU Bandarlampung Divisi Hukum Robiul, dan Ketua Peradi Bandarlampung M Ridho.

Dalam Rakor juga ditegaskan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Panwascam dengan mengedepankan pencegahan terlebih dahulu melalui upaya antisipasi potensi pelanggaran sejak dini.

Komisioner Bawaslu Bandarlampung Koordiv Penanganan Pelanggaran, Yahnu Wiguno Sanyoto, mengatakan dalam rakor itu peserta mendapatkan bekal soal regulasi, kultur Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarana. Materi terkait tindak lanjut pelanggaran administrasi dan materi terkait desain dan penerapan hukum pemilihan.

“Ini untuk koordinasi dan pembekalan peserta. Dalam rakor juga kita lakukan simulasi penerimaan laporan,” ungkap Yahnu kepada rakyatlampung.id, Kamis (06/08).

Melalui pembekalan tersebut diharapkan Panwascam dapat bekerja maksimal. Sebab, sambung Yahnu, Bawaslu berkomitmen akan melakukan pengawasan melekat di setiap tahapan pelaksanaan Pilkada.

“Melalui pembekalan diharapkan Panwascam bisa memproses dugaan pelanggaran, baik yang bersumber dari temuan maupun laporan secara optimal sesuai Perbawaslu 14 tahun 2017,” ucapnya.

Dikatakanya, Panwascam juga wajib mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan serta hal-hal yang harus dihindari oleh Penyelenggara Pemilu.

Secara umum yang akan diperhatikan yaitu kegandaan dukungan suara, tidak adanya dukungan suara dari ASN, TNI dan Polri, Lurah serta pelanggaran terselubung lainya.

Masih Kata Yahnu, Jelang Pilkada Kota Bandarlampung 2020, Dikarenakan keterbatasan personel, dalam proses pengawasan, Panwascam akan mengoptimalkan koordinasi dengan PPS dibantu panitia pengawas kelurahan.

“Karna jumlah personel kami sedikit jadi nanti mereka saling koordinasi untuk teknis di lapangan,” ujarnya mengakhiri.(ibr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini