Gubernur Lampung Luncurkan Kartu Petani Berjaya di Tulangbawang Barat

oleh -7 views

PANARAGAN—Pejabat Bupati Tulangbawang Barat(Tubaba) Dr. Zaidirina Wardoyo, S.E.,M.Si dalam laporannya menyebut, petani di Kabupaten Tubaba pada tahun 2022 yang sudah teregister sebagai anggota Kartu Petani Berjaya sebanyak 26.139 NIK.

Hal tersebut disampaikan Pj ke Gubernur Arinal saat launching implementasi Elektronik Kartu Petani Berjaya (E-KPB) yang terintegrasi dengan Smart Village, di Pasar Tradisional Berbasis Modern Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tubaba, Selasa (26/07/2022).

“Pada saatnya nanti kita akan bersama-sama menyaksikan demonstrasi penebusan pupuk bersubsidi melalui Aplikasi Elektronik Kartu Petani Berjaya (e-KPB) yang akan dilaksanakan secara serentak di 9 kecamatan oleh 20 kelompok tani dengan nilai transaksi sebesar Rp. 89.447.500,”kata Pj.

Dijelaskan Dr. Zaidirina Wardoyo, S.E.,M.Si bahwa Tubaba kini terdiri dari 93 tiyuh Definitif, 7 tiyuh persiapan dan 3 Kelurahan yang berada di 9 Kecamatan. Untuk 7 tiyuh persiapan 6 tiyuh telah dinyatakan memenuhi syarat oleh Tim Penataan Desa Pusat dan sedang dalam proses penerbitan Kode Desa oleh Kemendagri.

“Kemudian, dapat Kami laporkan, berdasarkan Kepmendes PDT No. 80 Tahun 2022 tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa, di tahun ini dari 93 tiyuh di Tubaba, 1 tiyuh berstatus Mandiri, 28 tiyuh berstatus Maju dan 64 tiyuh berstatus berkembang. Sehingga kini di Tulang Bawang Barat tidak ada lagi tiyuh Berstatus Sangat Tertinggal dan Tertinggal. Seluruh 93 tiyuh di Tubaba sudah melaksanakan program Smart Village yang merupakan Program Pemprov Lampung dan telah siap terintegrasi dan mendukung Program e-KPB, Penanganan Stunting dan program-program Pemerintah lainnya,”jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Arinal Djunaidi memberikan apreasiasi kepada Pj Bupati Tubaba.

“Saya apresiasi Pj Bupati Tubaba, atas terselenggaranya acara ini. Karena, ini merupakan bukti bahwa program Kartu Petani Berjaya (KPB)z dan program Smart Village telah dilaksanakan,” kata Arinal.

Dikatakannya, visi Pemprov Lampung yakni “Rakyat Lampung Berjaya’ dengan salah satu program unggulan adalah mendorong kesejahteraan petani melalui KPB yang telah dilaksanakan sejak tahun 2020.

Arinal menjelaskan, program KPB tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapatan petani menuju kesejahteraan melalui kemudahan, sarana produksi pembinaan perolehan pertanian, akses permodalan, manajemen usaha, penanganan panen dan pasca panen, dan pemasaran hasil usaha pertanian.

“Dalam pelaksanaannya, program KPB ini berbasis teknologi informasi,” imbuhnya.

Selain itu, kata Arinal, program KPB juga memberikan jaminan sosial yakni, asuransi petani Lansia, dan asuransi usaha, serta beasiswa bagi anak petani anggota KPB yang berprestasi pada Perguruan Tinggi (PT) Negeri dan Swasta di Bandar Lampung.(ADV)