Bupati Tubaba Gowes Bareng Hidup Sehat Jelajah Icon Wisata Tubaba

oleh -73 views

PANARAGAN–Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) H.Umar Ahmad,Sp, bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati)  Lampung Dr.Heffinur.SH.M.Hum, juga Forkopimda gowes bareng jelajahi sejumlah Icom wisata Tubaba pada (5/6/2021) pukul 06.30 Wib.

Berdasar pantauan sekitar pukul 07.30 Wib, para peserta gowes bersiap siap menempuh rute yang telah ditentukan. dengan jarak sekitar 20 kilometer.

Para peserta Gowes tersebut mulai star dari titik Exit pintu tol penumangan-Menggala, patung megou Pak, Simpang 3 panaragan Tiyuh (Desa) hingga finish di komplek Uluan Nughik Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten setempat.

Pukul 07.55 Wib para peserta gowes wisata bersama tiba di Gerbang perkantoran Pemkab Tubaba. Dilanjutkan pukul 08.05 Wib peserta kembali tiba di patung Megou Pak Tiyuh Panaragan.

Sekitar pukul 08.45 Wib peserta gowes tiba di Komplek Uluan Nughik dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah di Cafe rumah adat baduy Kelurahan Panaragan Jaya, sembari menyaksikan persembahan tari Nenemo yang mengandung arti kerja keras, keserasian, keselarasan dan keseimbangan serta keikhlasan bergotong royong.

Setelah itu pukul 09.35 Wib Bupati bersama Kejati melakukan penyerahan bibit durian musangking, alpukat mentega dan jeruk banjar, kepada sejumlah perwakilan petani di Tubaba. Kemudian, pukul 09.40 Wib Kejati dan rombongan Forkopimda meninjau dan berkeliling komplek uluan nughik dengan menggunakan kendaraan motor ATV.

Pada kesempatan itu Bupati Tubaba H.Umar Ahmad berkesempatan memaparkan mula terbentuknya kompleks Kota budaya uluan Nughik dihadapan Kejati, dan peserta Gowes.

Saat pembukaan kawasan Uluan Nughik ini datang 7 orang menghadiahkan satu unit rumah yang diperuntukkan untuk rumah Baduy, itulah yang dijadikan simbol peletakan batu pertama pembangunan kawasan Ini.

Menurut nya, pada waktu itu kami mendapat sejumlah kritikan negatif dari beberapa kalangan. Kenapa harus diberi nama Baduy, bukankah ini adalah tanah lampung yang memiliki keagungan, dan keluhuran budaya.

“Karena sering ditanya akhirnya kami menemukan jawaban kenapa diberi nama Baduy di tempat ini. ternyata tempat ini banyak sekali nilai yang tidak lagi berada di tubuh keluarganya jadi nilai-nilai itu hanya ada di ceramah Bupati,ceramah para ustad tapi tidak menjadi perilaku hidup dari warga masyarakat sejatinya. nilai-nilai itu adalah yang diingatkan oleh Baduy kesederhanaan, kesetaraan dan kelestarian.” Kata Bupati.

Kata dia jika ditanya ciri-ciri orang tubaba itu seperti apa, tentu orang yang memegang teguh prinsip Nenemo bekerja keras, tidak kenal menyerah dan keikhlasan ditambah 3 nilai sederhana,setara dan lestari. 

“Proses-proses kami membentuk orang dan membangun ruang yang ada di Tubaba, Inilah yang disebut dengan perjalanan pulang ke masa depan.” Jelasnya.

Di Kesempatan yang sama Kejati Lampung Dr. Heffinur, SH.,M.Hum mengucapkan. terima kasih kepada Bupati atas sambutan dan penyiapan kegiatan gowes bareng hari ini. 

Kata dia, tahun ini merupakan kali pertama dirinya berkunjung ke Tubaba untuk jelajahi wisata, meskipun dulu mungkin kunjungan kerja sudah pernah bertemu Bupati di Manggala tapi dengan kegiatan ini kumpul bersama suasana menjadi cair dengan kebersamaan. 

Saya ucapkan juga terima kasih kepada Kejari Tuba pada hari ini juga semua Pembina hadir. Sebelumnya kita juga sudah berkunjung ke Metro kemudian kita pernah ke Lampung Selatan kemudian juga ke Lampung Timur nanti mungkin ke depan ke Lampung Utara kemudian ke Pringsewu. 

“Kita berada disini tidak lain dan tidak bukan sebenarnya melaksanakan gowes saja kemudian bagaimana kita bisa mengenalkan Tubaba ini pada khalayak ramai di Lampung dan dengan siapa saja mulai dari destinasinya, adat istiadat dan juga makanan khas rumahan buatan tangan penduduk asli Tubaba.” Imbuhnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Intelijen kejati Lampung Edi Winarko, SH.,MH. Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan, SE.,MM. Ketua DPRD Tubaba Ponco Nugroho, ST. Dandim 0412/LU Letkol INF Harry Prabowo, SE. Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman, S.IK. Kajari Bandar Lampung Hentoro Cahyono, SH.,MH dan Kajari Tuba Diah Ambarwati.(Advetorial)